tantangan besar bagi para guru untuk benar-benar mendidik siswa dengan nilai-nilai keislaman agar mereka tumbuh di masyarakat sebagai penegak panji-panji Islam di tengah arus globalisasi yang semakin meningkat, apalagi lingkungan mereka di pusat kota seperti ini” terang Suci Atmini, Waka Kurikulum MTs Attaraqqie. Sekolah yang dibangun di tanah seluas 864 M2 ini memang selalu tampak ramai di tengah lalu lintas perkotaan yang cukup padat. Faktor letak sekolah yang sangat dekat dengan pusat lota menjadi pertimbangan tersendiri bagi para guru untuk memperkuat karakter siswa sekolah ini.
Dengan fasilitas yang sangat mendukung serta program-program sekolah dan kualitas para lulusan, sekolah ini pada tahun 2017 telah sukses memperoleh Akreditasi “A”. “Alhamdlulillah, atas doa para ulama dan habaib dan perjuang para guru sekalian, MTs ini telah mendapatkan Akreditasi “A” tahun lalu. Nilai ini sangat membanggakan dan sangat melecut kami agar terus meningkatkan prasarana, program dan kualitas siswa agar selalu bias menebar manfaat bagi masyarakat”. Lanjut Hadijah, ibu kepala sekolah yang cukup visioner walaupun baru menjabat semenjak tahun 2017 ini. Fasilitas penunjang pembelajaran di sekolah ini tergolong cukup lengkap diantaranya; Ruang kelas lengkap dengan LCD Proyektor, perpustakaan, Ruang Baca, Laboratorium Komputer, Lab. IPA, Kantin siswa dan lainnya.
Segala macam fasilitas yang ada di sekolah selalu dapat dimanfaatkan oleh para guru untuk menunjang pembelajaran. “saya paling sering menggunakan laboratorium IPA dan perpustakaan untuk mendukung pembelajaran sains” ungkap Anita Listanti, guru sains MTs Attaraqqie. “di Laboratorium biasanya dipakai untuk pengukuran hingga perhitungan pH campuran asam basa dan lain-lain, kalau perpustakaan memang saran dari kepala sekolah untuk meningkatkan literasi siswa” lanjut alumni Universitas Negeri Malang tersebut. Pembelajaran Sains di sekolah ini telah memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah sebagaimana dijelaskan oleh guru Sains yang secara aplitis telah melaksanakannya. Literasi sains di sekolah ini memang sedang digalakkan, disamping tetap menjadikan program keagamaan sebagai program unggulan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar